Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Pati  >  Artikel ini

Salib Bersejarah yang Pernah Dikirab di Enam Negara, Tiba di Pati



Reporter:    /  @ 12:30:15  /  10 Juni 2016

    Print       Email
Jpeg

Salib yang dikirab di enam negara di Asia tiba di Gereja Santo Yusuf Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Salib bersejarah yang pernah dikirab di enam negara di Asia akhirnya tiba di Gereja Santo Yusuf Pati, Kamis (9/6/2016) malam. Kedatangan salib tersebut sangat ditunggu-tunggu umat Katolik di Pati, lantaran pernah dikirab di Thailand pada 1999, Taiwan (2001), India (2003), Hongkong (2006), Filipina (2009), dan Korea Selatan (2014).

“Acara ini kami persiapkan berbulan-bulan. Kirab salib ini sangat ditunggu-tunggu, dari anak-anak hingga orang tua semua hadir di sini. Kami akan mengirab salib bersejarah itu ke stasi-stasi kami,” ujar Ketua Orang Muda Katolik (OMK) Veronika Ratih Putri.

Sementara itu, Ketua Panitia Kirab Salib, Eko Priyanto mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momen langka untuk memperkuat persaudaraan dalam semangat kasih Kristus. “Anak-anak Katolik di Paroki Pati sangat bahagia sekali menyambut kirab salib,” kata Eko.

Kirab salib Asian Youth Day (AYD), tambah Eko, merupakan acara anak muda Katolik di Asia yang punya pengaruh besar bagi anak-anak muda dalam membangun gereja yang lebih baik bersama para orang tua, romo, dan anggota dewan paroki lainnya. Generasi muda Katolik diharapkan bisa meneruskan perjuangan para senior untuk memajukan Gereja Katolik.

Uniknya, kirab salib AYD di Pati disambut dengan tiga budaya etnis suku di Indonesia, yaitu Jawa, Dayak, dan Batak. Prosesi adat Dayak digunakan untuk menyambut tamu, budaya Batak digunakan untuk menggelar tari-tarian, dan budaya Jawa mengiringi lagu menggunakan Gending Sriwijaya.

“Ketiga budaya itu mewakili keragaman suku bangsa di Indonesia yang kebetulan ada di paroki Santo Yusuf. Di sini, umatnya sebagian besar suku Jawa dan beberapa di antaranya Dayak dan Batak. Ini menjadi bentuk keindahan masyarakat Indonesia yang multikultural,” tandasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Aset Milik Telkomsel Dilelang CIMB Niaga, Pemenang Lelang Layangkan Somasi

Selengkapnya →