Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Begini Cara Ponpes Manba’ul A’laa Purwodadi Mengisi Ramadan



Reporter:    /  @ 18:30:00  /  9 Juni 2016

    Print       Email
ponpes e

Santri melakukan kegiatan di Ponpes Manbaul A’laa Purwodadi Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Datangnya Ramadan, dimanfaatkan bagi banyak pihak untuk meningkatkan kegiatan keagamaan. Seperti tadarusan atau mengaji Alquran, mempelajari hadist dan tafsir serta pengajian.

Kondisi seperti ini juga terlihat di lingkup Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul A’laa yang berada di Kampung Jagalan, Kelurahan Purwodadi, Groboigan. Sejak awal Ramadan, kegiatan keagamaan untuk santri diperbanyak.

Selama bulan puasa ini, diadakan empat kali kajian tiap hari. Yakni, pagi, siang, sore dan malam. Kajian tersebut disampaikan oleh pendiri Ponpes Manba’ul A’laa KH Hamzah Matni beserta putra-putrinya yang saat ini sudah ikut membantu mengasuh para santri.

“Jumlah santri yang ada saat ini cukup banyak. Sekitar 200 orang, baik putra dan putri,” kata perwakilan ponpes, Ahmad Liwaul Hamdi atau lebih dikenal dengan nama Gus El.

Kegiatan selama Ramadan sudah diawali sejak pukul 03.00 WIB dengan melaksanakan salat malam. Kemudian dilanjutkan sahur dan salat subuh berjamaah yang kemudian dirangkai tadarusan satu juz.

Santri melakukan salat malam. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Santri melakukan salat malam. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Sekitar pukul 09.00  WIB, para santri kembali harus mengikuti kajian kitab kuning, tafsir maupun hadist. Kajian kembali digelar usai zuhur, sesudah asar dan selepas tarawih.

“Kajian di bulan Ramadan memang jauh lebih padat dari bulan lainnya. Kondisi seperti ini sudah rutin kita lakukan. Para santri ini baru libur atau pulang setelah salat Idul Fitri nanti,” katanya.

Sementara itu, pengasuh lainnya M Sirajuddin atau Gus Didin menambahkan, ponpes tersebut sudah berdiri sejak tahun 1978 lalu. Sampai sekarang sudah ada ribuan santri yang sempat menimba ilmu.

Selain dari wilayah Grobogan, sebagian santri juga berasal dari luar daerah. Bahkan, ada pula yang datang dari Lampung, Tangerang, dan Banten.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →