Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Meriahnya Pasar Murah di Gubug Grobogan



Reporter:    /  @ 16:00:19  /  9 Juni 2016

    Print       Email
Bupati Grobogan Sri Sumarni menyerahkan bantuan sembako bagi warga tidak mampu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bupati Grobogan Sri Sumarni menyerahkan bantuan sembako bagi warga tidak mampu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni meminta agar kegiatan pasar murah yang digelar setiap bulan puasa terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang. Bahkan, bila perlu frekuensinya bisa diperbanyak.

“Kegiatan pasar murah saya nilai banyak sisi positifnya dan mengena buat masyarakat. Oleh sebab itu, program ini perlu terus dilanjutkan,” ungkap Sri saat menghadiri acara pembukaan pasar murah di Desa Tambakan, Kecamatan Gubug, Kamis (9/6/2016).

Sri menegaskan, melalui pasar murah tersebut sedikit banyak bisa membantu warga kurang mampu. Soalnya, mereka bisa membeli beberapa kebutuhan pokok dengan harga murah dibandingkan harga pasaran.

Dalam kesempatan itu, Sri sempat menyaksikan antusias warga ketika membeli paket sembako yang disediakan. Dalam tempo sekitar satu jam, ratusan paket sembako sudah habis dibeli warga.

Meski demikian, pelaksanaan pasar murah bisa berlangsung aman dan tidak terjadi aksi saling berebut demi mendapatkan sembako dengan dengan harga terjangkau. Sebab, paket sembako itu hanya diperuntukkan bagi pemilik kupon yang sudah dibagikan beberapa hari sebelumnya.

Dalam kesempatan itu, Sri juga sempat menyerahkan bantuan sembako bagi warga tidak mampu. Bantuan tersebut berasal dari Pemkab Grobogan dan Pemprov Jateng melalui Dinas Perikanan dan Kelautan.

Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto menambahkan, sebanyak 60 ton beras dialokasikan Pemkab Grobogan untuk pelaksanaan kegiatan pasar murah yang digelar dalam bulan Ramadan ini. Selain beras, ada beberapa kebutuhan pokok lainnya. Yakni, 14.400 liter minyak goreng, 16 ton gula pasir, sirup 8.000 botol, telur 6 ton, dan mie instan sebanyak 40.000 bungkus.

“Sepanjang bulan puasa ini akan digelar pasar murah di 20 titik. Yakni, di setiap kecamatan yang jumlahnya 19 dan satu titik terakhir dihalaman setda,” katanya.

Selain dari pemkab, kegiatan ini juga didukung berbagai pihak yang akan membuka stand. Yakni, dari organisasi wanita, seperti PKK, dharma wanita, HKTI, BUMD dan asosiasi UMKM.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Aset Milik Telkomsel Dilelang CIMB Niaga, Pemenang Lelang Layangkan Somasi

Selengkapnya →