Loading...
You are here:  Home  >  Ramadan  >  Artikel ini

Yuk, Lebih Mengenal Sejarah Masjid Agung Rembang



   /  @ 15:00:28  /  8 Juni 2016

    Print       Email
Santri melintas di depan gerbang Masjid Agung Rembang, Rabu (8/6/2016) (MuriaNewsCom/AchmadHasyim)

Santri melintas di depan gerbang Masjid Agung Rembang, Rabu (8/6/2016) (MuriaNewsCom/AchmadHasyim)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Jika kita singgah di alun-alun kabupaten/kota, kita akan sering melihat masjid . Satu di antara masjid yang berada di pinggir alun-alun adalah Masjid Agung Rembang. Lokasi tepatnya di sebelah barat. Masjid ini berdiri di atas tanah seluas 3.795 meter persegi dan dapat menampung sekitar 2.500 jamaah.

Sekretaris Pengurus Masjid Agung Rembang M Arif Sugeng Purwanto yang ditemui, Rabu (8/6/2016) pagi menjelaskan bahwa pendiri pertama masjid ini belum diketahui secara pasti. Diperkirakan, masjid ini didirikan pada 1232 H atau 1814 M. Dalam sejarah, Masjid Agung Rembang mengalami banyak perbaikan.

“Perbaikan kedua oleh Bupati Rembang Raden Adipati Djoyodiningrat yang kemudian beliau menetapkan masjid ini sebagai Masjid Kabupaten Rembang pada tahun 1239 H/1832M. Selanjutnya, masjid ini diperbaiki lagi pada masa pemerintahan Bupati Raden Tumenggung Pratikto Kusuma atau dikenal dengan Pangeran Sedo Laut pada tahun 1884 M,” ungkap Arif.

Makam Pangeran Sedo Laut berada di sebelah barat masjid dan masih berdiri di tanah masjid. Ia menegaskan bahwa meskipun Masjid Agung Rembang mengalami beberapa kali perbaikan, bangunan induk atau bagian dalam masjid masih dijaga keasliannya. Setelah Indonesia merdeka di tahun 1945, Masjid Agung Rembang juga direnovasi beberapa kali.

“Tahun 1966, masjid ini direnovasi oleh Bupati Adnan Widodo. Genting biasa diganti menjadi genting pres dan memasang huruf Allah di atas mustaka. Tahun 1970, Bupati S. Hadi Sunyoto membangun serambi depan dan pilar-pilar porselen bermenara,” lanjut Arif.

Pada masa Bupati Sunyoto juga memperbaiki kayu penyangga atap yang rusak. Dana renovasi tersebut berasal dari Gubernur Jawa Tengah H. Moenadi dan swadaya masyarakat. Renovasi besar-besaran dilakukan pada masa Bupati Rembang Wachidi Rijono pada tahun 1997.

“Pada waktu renovasi Bapak Wachidi Rijono ini, serambi masjid dirombak dan dibangun lagi seperti terlihat sekarang. Renovasi ini melibatkan partisipasi masyarakat Rembang termasuk dalam pengumpulan dananya. Melibatkan camat-camat se-Kabupaten Rembang dalam forum-forum pengajian,” kata Arif.

Menara Masjid Agung Rembang yang terletak di sebelah utara masjid dengan tinggi 37 meter diresmikan oleh Bupati Rembang H Moch Salim pada 3 Maret 2012. Pembangunan menara ini direncanakan sejak 2008 atas usul Sekda Rembang H Hamzah Fatoni.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →