Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

60 Ton Beras Disiapkan di Pasar Murah Grobogan



Reporter:    /  @ 21:00:19  /  7 Juni 2016

    Print       Email
Suasana pelaksanaan pasar murah yang digelar pada bulan puasa tahun lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Suasana pelaksanaan pasar murah yang digelar pada bulan puasa tahun lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Sebanyak 60 ton beras dialokasikan Pemkab Grobogan untuk pelaksanaan kegiatan pasar murah yang digelar di Ramadan ini. Selain beras, ada beberapa kebutuhan pokok lainnya. Yakni, 14.400 liter minyak goreng, 16 ton gula pasir, sirup 8.000 botol, telur 6 ton, dan mi instan sebanyak 40.000 bungkus.

Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto menyatakan, sepanjang bulan puasa ini akan digelar pasar murah di 20 titik. Yakni, di setiap kecamatan yang jumlahnya 19 dan satu titik terakhir di halaman setda.

“Kegiatan pasar murah akan dimulai Kamis (9/6/2016) lusa di Desa Tambakan, Kecamatan Gubug. Pasar murah merupakan agenda rutin tiap tahun saat puasa,” katanya.

Dijelaskan, selain dari pemkab, kegiatan ini juga didukung berbagai pihak yang akan membuka stand. Yakni, dari organisasi wanita, seperti PKK, dharma wanita, HKTI, BUMD dan asosiasi UMKM.

Anang menambahkan, barang yang disediakan dalam kegiatan itu kebanyakan adalah sembako dan kebutuhan pokok masyarakat lainnya. Seperti, beras, minyak goreng, gula, sirup, telur, dan mi instan.

Untuk menghindari terjadinya kesemrawutan, pembeli barang yang disediakan di pasar murah tersebut dibatasi dan diseleksi.

Yakni, mereka yang bisa membeli barang adalah pemegang kupon khusus. Kupon itu sudah dibagikan petugas beberapa waktu sebelum pelaksanaan.

“Untuk masalah pasar murah ini sudah kita bahas beberapa waktu lalu. Jadi, soal pasar murah ini kita tinggal nunggu waktu pelaksanaan saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni ketika dimintai komentarnya menyatakan, kegiatan pasar murah yang digelar setiap bulan puasa dinilai cukup bagus. Sebab, kegiatan tersebut sedikit banyak bisa membantu warga kurang mampu. Soalnya, warga kurang mampu bisa membeli beragam kebutuhan pokok dengan harga murah.

“Kegiatan pasar murah saya nilai banyak sisi positifnya dan mengena buat masyarakat. Oleh sebab itu, program ini perlu terus dilanjutkan,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →