Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Ungkap Prostitusi Online, Polisi Kudus Harus Keluarkan Uang Ratusan Ribu



Reporter:    /  @ 17:30:16  /  7 Juni 2016

    Print       Email

online 2

 

MuriaNewsCom, Kudus – Mencuatnya kasus porstitusi online di Kudus, membuat polisi sibuk. Mereka melakukan penyelidikan grup akun Facebook “Pijat Plus Area Kudus” pada Senin (6/6/2016).  Gara-gara menyelidiki kasus dengan menyamar jadi pelanggan PSK, polisi harus mengeluarkan uang Rp 570 ribu.

Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa’i melalui Kasat Intelkam AKP Muyono mengatakan, dalam proses menyelidikan itu, pihaknya mengeluarkan Rp 570 ribu.”Sebab uang itu untuk biaya transaksi kedua PSK tersebut. Baik mulai dari kencan hingga membayar hotelnya,” katanya.

Dia melanjutkan, dalam pembayaran itu, pihak yang diduga pelaku prostitusi online tersebut hanya bersedia dibayar dengan cara kontan saat mereka bertransaksi.

Setelah transaksi dimulai Senin, pukul 14.00 WIB,  polisi langsung mengerahkan anggotanya untuk bisa mengamankan pelaku tersebut.

“Sebelum kita bertemu dengan ketiga pelaku yang diduga pelaku prostitusi online tersebut, kita sempat ditanya oleh mereka. Apakah Anda polisi? namun pertanyaan itu tidak saya hiraukan. Selain itu, mereka juga sering mengubah statemennya,” ujarnya.

Selama 4 jam mulai pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB, polisi baru berhasil mengajak transaksi. “Kita ketemuan dan langsung mengamankan ketiga pelaku. Satu mucikari dan dua PSK,” tegasnya.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :

Prostitusi Online Kudus Mengancam

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Aset Milik Telkomsel Dilelang CIMB Niaga, Pemenang Lelang Layangkan Somasi

Selengkapnya →