Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Warga yang Punya Rumah Tak Layak Huni di Kudus Kini Bisa Tersenyum



Reporter:    /  @ 14:00:29  /  7 Juni 2016

    Print       Email
rumah e

Bupati Kudus Musthofa saat memberikan sambutan usai penyerahan bantuan bedah rumah kepada warga yang memiliki rumah tak layak huni.

 

 

MuriaNewsCom, Kudus – Bupati Kudus Musthofa berharap warga memiliki tempat tinggal yang layak huni. Tak heran jika pemerintah mengalokasikan anggaran pemerintah daerah untuk pemberian bantuan bedah rumah. Yakni untuk rumah tidak layak huni (RTLH).

Khusus mengenai bantuan bedah rumah, bupati berharap bisa menggugah partisipasi masyarakat sekitar. Dengan dipimpin kepala desa dan tokoh masyarakat sekitar (termasuk RT dan RW), masyarakat bisa bergotong royong untuk membantu membangun tempat tinggal yang layak.

”Saya mohon pak camat dan kepala desa untuk ikut mengarahkan membantu saudara-saudara kita ini,” kata Musthofa.

Bahkan secara tegas, Kapolres Kudus   AKBP Andy Rifa’i dan Dandim 0722 Kudus Letkol Czi Gunawan Yuda Kusuma menyatakan siap membantu dalam pelaksanaan bedah rumah warga yang menerima bantuan ini. Pihaknya akan membantu melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta polsek dan koramil yang ada di setiap kecamatan.

”Saya mohon pak camat dan kepala desa bisa mengatur dan memberikan informasi kepada kami mengenai pelaksanaan bedah rumah ini,” kata Andy didampingi Dandim mengenai bedah rumah yang malam itu diserahkan untuk 18 orang.

Pada kesempatan usai acara Tarawih dan Silaturahmi Bersama (Tarhima) dengan masyarakat di Musala An-Nur Jekulo, Senin (6/6/2016), bupati menyerahkan berbagai bantuan melalui Sekda, Ketua DPRD, dan Forkopinda serta Camat.

Disampaikan bupati lagi, tujuan kegiatan ini adalah untuk silaturahmi. Yang tentunya akan mempererat persaudaraan antara bupati dan pejabat dengan seluruh masyarakat Kudus.

Dalam kesempatan itu, bupati juga menyinggung soal mengenai pendidikan dan kesehatan. Pihaknya telah membebaskan biaya kesehatan di kelas III rumah sakit. Termasuk pendidikan yang kini telah digratiskan dari SD hingga SMA negeri.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →