Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Pati  >  Artikel ini

Unik, Ada Sayembara Makan Soto 6 Mangkuk Gratis Selama Ramadan di Pati



Reporter:    /  @ 10:37:33  /  7 Juni 2016

    Print       Email
Tiga peserta sayembara tengah berpacu menghabiskan soto dalam waktu tiga puluh menit di Salza Resto. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Tiga peserta sayembara tengah berpacu menghabiskan soto dalam waktu tiga puluh menit di Salza Resto. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Ada saja cara bagi pemilik warung atau restoran di Pati untuk memeriahkan Ramadan. Salza Resto, misalnya. Restoran yang berada di kawasan Alun-alun Pati ini menggelar sayembara makan soto enam mangkuk selama Ramadan.

Bila peserta berhasil melahap enam mangkuk soto, maka soto yang dimakan gratis dan mendapatkan uang senilai Rp 50 ribu. Sebaliknya, bila peserta tidak berhasil makan enam mangkuk soto, ia harus membayar soto sebanyak yang ia makan.

“Satu mangkuk soto harganya Rp 8 ribu. Kalau hanya berhasil makan lima mangkuk saja, berarti dia harus bayar Rp 40 ribu. Nah, kalau peserta bisa makan enam mangkuk, baru soto itu gratis dan malah mendapatkan uang Rp 50 ribu,” ujar Manajer Salza Restaurant and Convention Hall, Siahbudin Siraj kepada MuriaNewsCom, Selasa (7/6/2016).

Ia mengatakan, sayembara itu terbuka untuk umum. Jadi, siapa pun berhak ikut sayembara. Peserta yang berhasil makan enam mangkuk soto dinobatkan sebagai “King of Soto”.

Pada hari pertama, sudah ada empat yang mencoba ikut sayembara. Salah satunya, M Rizki, Budi Santoso, Arif Irawan, dan Cahyo Haryono. Rizki hanya mampu menghabiskan empat mangkuk, sedangkan Budi dan Arif masing-masing menghabiskan tiga mangkuk.

Berbeda dengan tiga peserta lainnya, Cahyo berhasil melahap enam mangkuk soto dalam waktu 20 menit. Padahal, peserta diberikan waktu 30 menit untuk menghabiskan enam mangkuk soto.

“Saat ini, kita nobatkan Cahyo Haryono sebagai King of Soto. Selama Ramadan, kita akan cari King of Soto lainnya. Para King of Soto ini akan bertanding setelah Lebaran untuk mencari King of The King,” kata Siahbudin.

Ia menambahkan, peserta yang ikut tidak dipungut biaya sepeser pun. Selain menyemarakkan Ramadan, Siahbudin mengaku sayembara tersebut dilaksanakan untuk memeriahkan dunia kuliner di Bumi Mina Tani.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kosek Kos-kosan dan Penginapan, 9 Pasangan Mesum di Grobogan Terjaring

Selengkapnya →