Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

23 Tenda Pedagang Takjil di Rembang Belum Ditempati



   /  @ 10:21:10  /  7 Juni 2016

    Print       Email
Tenda gratis yang disediakan Pemkab Rembang di Jalan Dr Soetomo untuk pedagang takjil masih sepi sehingga motor dapat melintas di bawah tenda, Senin (6/6/2016)  sore (MuriaNewsCom/AchmadHasyim)

Tenda gratis yang disediakan Pemkab Rembang di Jalan Dr Soetomo untuk pedagang takjil masih sepi sehingga motor dapat melintas di bawah tenda, Senin (6/6/2016)  sore (MuriaNewsCom/AchmadHasyim)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Berdasarkan info Humas Setda Rembang, Pemerintah Kabupaten mempunyai program tenda gratis bagi pedagang jajanan berbuka puasa. Tenda itu akan ditempatkan di Jalan Dr Soetomo, Rembang. Pedagang yang berminat jualan bisa menghubungi Bagian Perekonomian Setda Rembang.

Berdasarkan pantauan MuriaNewsCom, Senin (6/6/2016) dari pukul 17.15-17.30 WIB, tenda hijau bertulis Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Rembang ini sudah berdiri dan ditempati beberapa pedagang. dari 30 tenda yang disediakan, baru terisi tujuh tenda. Ada 23 sisanya belum ditempati.

Salah seorang pedagang yang menempati tenda, Maskuri (39) mengatakan bahwa ia tahu ada tenda hijau terpasang saat kebetulan melewati Jalan Dr Soetomo. Karena ada petugas di sekitar tenda, ia bertanya kepada petugas.

“Petugas bilang kalau ada tenda gratis bagi penjual takjil. Petugas juga bilang saya boleh ikut jualan tetapi lapor dulu ke Disperindagkop atau Bagian Perekonomian Setda Rembang,” ujar Maskuri.

Ia bercerita bahwa naluri pedagangnya mengatakan ini adalah kesempatan bagus untuk berjualan. Tak menunggu lama, ia segera menuju Bagian Perekonomian Setda Rembang di Kantor Bupati.

“Saya sebagai masyarakat biasa mengucapkan terima kasih kepada Pemda Rembang. Ini adalah wujud pelayanan kepada rakyat,” ujar penjual madu, kurma, dan minyak zaitun ini.

Warga Desa Kumendung, Kecamatan Rembang ini membenarkan bahwa tenda ini benar-benar gratis. Ia tidak dipungut saat mendaftar. Hanya, pemerintah tidak memberikan lampu penerangan. Lampu penerangan harus bawa sendiri,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Usai Duel, Maling di Raguklampitan Jepara jadi Bulan-bulanan Warga

Selengkapnya →