Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Prajurit di Jajaran Kodim Blora Diminta Waspadai Lambang Palu Arit



   /  @ 15:15:53  /  6 Juni 2016

    Print       Email
Upacara awal bulan yang dilakukan oleh prajurit TNI Kodim 0721/Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Upacara awal bulan yang dilakukan oleh prajurit TNI Kodim 0721/Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Segenap prajurit dan PNS TNI di jajaran Kodim 0721/Blora diminta untuk senantiasa peka dan waspada terhadap aliran-aliran yang mengarah kepada radikalisme dan terorisme. Berbagai kegiatan kelompok ideologi radikal juga sedang marak.

“Munculnya atribut-atribut palu arit bisa di sepatu, kaos, baju, spanduk, atau lainnya merupakan indikasi bertebarannya ideologi radikal yang patut diwaspadai. Kemasan pagelaran kesenian bernuansa komunis dan sejenisnya, adalah salah satu wujud nyata gerakan ideologi radikal yang harus kita cermati,” ujar Kasdim Kodim 0721/Blora Mayor Kav Burhanuddin, saat memabacakan amanat sambutan dari Danrem 073/Makutarama Kolonel Kav Santosa, pada upacara bendera awal bulan di halaman Makodim Blora, Senin (6/6/2016).

Begitu pula dengan aksi-aksi terorisme, yang masih melakukan gerakan baik tersembunyi atau terbuka. Memperhatikan masalah terorisme di Indonesia. Oleh karena itu, diharapkan semua komponen bangsa harus memiliki rasa kepedulian, kepekaan, kewaspadaan dan fokus pada upaya pencegahan, serta penanggulangan terorisme.

Dalam kesempatan itu, juga disampaikan, bahwa bangsa Indonesia telah menyatakan bahwa teroris tidak boleh hidup di Indonesia. Karena teroris merupakan salah satu ancaman dan terjadi secara sporadis. “Sekecil apapun aksi terorisme adalah gangguan terhadap rasa aman masyarakat dan gangguan terhadap proses pembangunan nasional,” imbuhnya.

Di sisi lain, penghormatan terhadap lambang negara berupa bendera merah putih saat upacara, tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial saja, tetapi harus dapat menjadi wahana untuk mempertebal nasionalisme dan mempertinggi patriotisme seluruh warga dan prajurit TNI.

Dalam amanat tersebut, juga disampaikan, bahwa semua prajurit TNI harus memiliki rasa kepedulian, kepekaan, dan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi disekeliling. “Seluruh jajaran TNI juga harus fokus  pada upaya pencegahan, maupun penanggulangan teroris,” ungkapnya.

 

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kosek Kos-kosan dan Penginapan, 9 Pasangan Mesum di Grobogan Terjaring

Selengkapnya →