Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Bergaya Khas Kudusan, Film Cukai Bisa Dimengerti Warga dengan Baik



   /  @ 12:29:18  /  6 Juni 2016

    Print       Email

 

kudus-iklan cukai pemkab-video-kalirejo-6 juni 2016

Kegiatan pemutaran film cukai di lapangan Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kudus, pada Sabtu (4/6/2016), mendapat sambutan hangat dari masyarakat. (ISTIMEWA)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Upaya sosialisasi mengenai aturan cukai yang dilakukan Bagian Humas Setda Kudus, menggunakan metode yang berbeda. Dan ternyata hal itu bisa dipahami dengan baik oleh warga.

Sosialisasi dengan pemutaran film mengenai ketentuan cukai itu, rupanya memang bisa dipahami dengan baik oleh warga. Termasuk saat pemutaran film cukai di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kudus, pada Sabtu (4/6/2016).

Saat diputarkan film mengenai aturan cukai, filmnya memang mampu membuat warga memahami maksud dari sosialisasi itu. Dengan bahasa yang sederhana ala masyarakat Kudus, film tersebut mengajak warga untuk mengetahui aturan soal cukai dan mematuhinya.

Apalagi dengan hiburan dari grup 4WD yang merupakan binaan dari Camat Undaan Catur Widiatno. Suasana akhir pekan malam itu menjadi semakin semarak. Warga juga sangat terhibur dengan kehadiran acara tersebut.

Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Kudus Putut Winarno mengatakan, pembuatan film cukai itu memang disesuaikan dengan karakteristik masyarakat Kudus. ”Kita juga gunakan bahasa yang sehari-hari merupakan bahasa warga Kudus. Sehingga mudah dipahami,” jelasnya.

Dengan begitu, tujuan dari sosialisasi mengenai aturan cukai ini, bisa dimaksimalkan. Pasalnya, pemahaman tentang cukai di kalangan masyarakat belum sepenuhnya maksimal. Masih banyak warga Kudus yang belum mengetahui dan memahami ketentuan-ketentuan di bidang cukai.

”Karena itulah, kami senantiasa menggencarkan sosialisasi tentang cukai kepada masyarakat. Salah satunya dengan menggelar pertunjukan film mengenai ketentuan cukai untuk masyarakat,” jelasnya.

Putut Winarno mengatakan, pihaknya melakukan sosialiasi tentang ketentuan di bidang cukai dengan beragam cara. ”Salah satunya dengan pemutaran video mengenai ketentuan cukai ini. Supaya masyarakat bisa mengetahui, memahami, dan mematuhi ketentuan di bidang cukai,” jelasnya.

Dengan media film inilah, menurut Putut Winarno, maka akan bisa lebih dipahami dan dimengerti masyarakat. Karena media film adalah salah satu media yang dianggap bisa menjangkau berbagai kalangan.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan berlandaskan Peratuan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK 07/2008 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Sanksi atas Penyalahgunaan Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus.

Selain pemutaran video, kegiatan di Lapangan Kalirejo juga akan diisi dengan hiburan lainnya. Termasuk mengajak masyarakat untuk menampilkan kreativitas mereka di bidang seni. (HMS/SOS/CUK)

Editor: Merie

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →