Loading...
You are here:  Home  >  Gelanggang  >  Artikel ini

Badak Kudus Akui Keunggulan Bintaraya di Perempatfinal Sukun Bintaraya Cup



Reporter:    /  @ 13:12:06  /  4 Juni 2016

    Print       Email
Pertandingan yang mempertemukan Badak Kudus dengan Bintaraya pada Perempatfinal Sukun Bintaraya Cup (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pertandingan yang mempertemukan Badak Kudus dengan Bintaraya pada Perempatfinal Sukun Bintaraya Cup (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

   MuriaNewsCom, Kudus – Badak Kudus kalah 1-3 ketika bertemu dengan Bintaraya pada perempetfinal Sukun Bintaraya Cup pada Jumat  (3/6/2016) malam. Tim yang disupport PR Sukun tersebut harus mengakui keunggulan tuan rumah Bintaraya.

Pada pertandingan yang digelar di Lapangan Voli Bintaraya Getas Pejaten, Badak Kudus sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit. Namun, di set pembuka, Badak Kudus harus kalah 19-25 dari Bintaraya.

Kalah di set pertama, Badak kemudian bangkit dengan mengubah strategi. Permainan yang apik di antara kedua tim membuat kejar-kejaran angka tak bisa dihindari. Kerja keras dari Badak akhirnya membuahkan hasil. Badak berhasil menang di set kedua dengan skor 27-25.

Namun, pada set ketiga, Bintaraya mulai menggebrak dengan permainan kerasnya. Beberapa kali Badak Kudus dipaksa mengikuti irama permainan Bintaraya. Badak Kudus pun kalah dengan skor 19-25.

Hal yang sama kembali terjadi di set keempat. Badak Kudus kembali dalam  tekanan di awal set. Meski sempat bangkit dan mengejar ketertinggalan, namun, terpaksa mengakui keunggulan Bintaraya dengan skor 19-25.

Pelatih Bintaraya Parwoto mengaku gembira dengan hasil yang didapat. Ini lantaran kemenangan tersebut membuat tim binaannya melaju ke babak semifinal.”Ini cukup menggembirakan. Kami bangga dengan perjuangan para pemain. Apalagi kami akui tim Badak adalah tim yang kuat. Kami pun sempat dipaksa bekerja keras menghadapi smash dan teknik tinggi mereka,” katanya.

Di sisi lain, pelatih Badak Kudus Jafar Prasetyo pun mengakui ketangguhan tim tuan rumah Bintaraya.Terlebih lagi, Bintaraya yang merupakan juara bertahan berhasil menunjukkan kesolidan antarpemain.”Kami mengakui kemenangan Bintaraya. Mereka tim yang solid dan memiliki materi pemain dengan skill yang membanggakan,” imbuhnya.

Sementara itu, Tim Porvit Kudus juga dipaksa menelan pil pahit saat berhadapan PU Pengairan Purwodadi. Tim yang berdomisili di Jati tersebut dihajar 1-3 saat memperebutkan tiket ke semifinal Sukun Bintaraya Cup semalam. Yakni, 22:25, 25:20, 20:25, dan 20:25.

Pelatih Porvit Kudus Agung Pribadi mengatakan, kekalahan Porvit di perempatfinal salah satunya karena salah strategi. ”Ini lantaran, mayoritas pemain Porvit Kudus yang bertanding adalah pelajar,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Merangkak Naik, Harga Beras di Kudus Tembus Rp 11.500 per Kilogram

Selengkapnya →