Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Bupati Blora Wajibkan Sekolah Ikut Program Adiwiyata



   /  @ 18:00:19  /  3 Juni 2016

    Print       Email
bupati e

Penanaman pohon oleh Bupati Blora Djoko Nugroho dalam rangka Hari Lingkungan Hidup se-dunia di SMPN 3 Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Bupati Blora Djoko Nugroho mewajibkan seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Blora mengikuti program Adiwiyata. Hal itu ia ungkapkan sebagai bentuk partisipasi dalam menciptakan lingkungan yang baik dan sehat di masing-masing lingkungan sekolah.

“Dalam program sekolah Adiwiyata merupakan salah satu bentuk upaya mencipatakan generasi muda yang peduli lingkungan, karena merekalah generasi penerus yang nantinya akan merasakan kondisi kualitas lingkungan hidup atas eksploitasi dan upaya pengelolaan lingkungan hidup yang dilaksanakan saat ini,” ujar Kokok, sapaanya, saat memberikan sambutan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di SMPN 3 Blora, Jumat (3/62016).

Kokok juga mengimbau kepada seluruh kepala sekolah untuk terus mewujudkan pendidikan berbasis lingkungan dan menumbuhkan rasa cinta dan peduli kepada lingkungan kepada setiap sekolah. “Mari kita niatkan kegiatan pelestarian lingkungan sebagai investasi amal jangka panjang di dunia dan akhirat,” pungkas Kokok.

Dalam kegiatan yang mengambil tema “Go Wild for Life” itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Blora, Wahyu Agustin mengungkapkan, tema tersebut merupakan bentuk ajakan kepada semua penduduk bumi untuk ikut menjaga keanekaragaman hayati yang ada di muka bumi. Serta mengajak untuk selalu menjaga ekosistem lingkungan. “Untuk itu kepedulian pada keanekaragaman hayati harus ditanamkan sejak dini,” katanya.

Perlu diketahui, Sekolah Adiwiyata merupakan salah satu program pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan demi menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah.

Selain itu sebagai tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah tentang kepedulian terhadaop keanekaragaman hayati. “Selain itu juga sebagai wadah pelestarian dan pengelolaan lingkungan,” kata Wahyu.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kosek Kos-kosan dan Penginapan, 9 Pasangan Mesum di Grobogan Terjaring

Selengkapnya →