Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Ini Pesan Bupati Grobogan Saat Menjalin Pola Kemitraan  



Reporter:    /  @ 20:30:56  /  2 Juni 2016

    Print       Email
Bupati Grobogan Sri Sumarni saat menyaksikan kerja sama yang dilakukan para petani melon dengan PT Cengkeh Zanzibar. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bupati Grobogan Sri Sumarni saat menyaksikan kerja sama yang dilakukan para petani melon dengan PT Cengkeh Zanzibar. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni menyatakan, kerja sama dengan sistem pola kemitraan hendaknya perlu lebih digalakkan.  Sebab, sejauh ini cukup banyak potensi di bidang perkebunan dan pertanian di luar bahan pangan yang masih bisa diandalkan.

Misalnya, komoditas perkebunan yang menjadi bahan baku industri, semisal tembakau, kapas dan tebu. Kemudian, produksi tanaman hortikultura juga semakin meningkat dan beragam.  “Pola kemitraan itu sangat penting dilakukan untuk menjamin pemasaran hasil perkebunan dan mengatasi anjloknya harga. Sebab, jika sudah punya mitra kerja maka masalah pemasaran dan kepastian harga tidak begitu menjadi kendala,” ungkapnya saat menyaksikan penandatanganan kerjasama yang dilakukan para petani dengan PT Cengkeh Zanzibar di Desa Ngaringan, Kecamatan Ngaringan, Kamis (2/5/2016).

Dalam kesempatan itu, Sri sempat pula menyerahkan bantuan peralatan pertanian pada para petani. Yakni, 50 alat perontok jagung dan 2 alat panen jagung. Menurutnya, dengan adanya pola kemitraan itu para petani tidak perlu repot-repot untuk menjual hasil pertaniannya karena langsung ditampung oleh perusahaan tersebut.

Mengingat hasilnya sangat positif maka Sri berharap, agar ke depannya pola kemitraan juga dilakukan untuk komoditas lainnya. Semisal, tembakau, sayuran, kapuk randu dan empon-empon yang cukup banyak dihasilkan petani.

Meski demikian, Sri menyatakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjalin kerja sama tersebut. Baik oleh petani atau perusahaan selaku mitra kerja. Kerja sama itu harus saling memperkuat hubungan satu dengan lainnya. Kemudian, kedua belah pihak harus sama-sama saling memerlukan dan saling menguntungkan. Satu hal lagi, kedua belah pihak yang menjalin kerja sama harus komitmen dan tidak boleh mengingkari janji.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Merangkak Naik, Harga Beras di Kudus Tembus Rp 11.500 per Kilogram

Selengkapnya →