Loading...
You are here:  Home  >  Pertanian  >  Artikel ini

Dijual Miring jadi Alasan Produk Petani Rembang Laris Manis



   /  @ 19:30:33  /  2 Juni 2016

    Print       Email
ktna 2 e

Anggota KTNA Rembang Zulaikhatuz Zahroq melayani pembeli bawang merah di stand KTNA Rembang di Rembang Expo, Kamis (2/6/2016) (MuriaNewsCom/AchmadHasyim)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Produk pertanian yang dijual Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Rembang di Rembang Expo terhitung laris manis. Alasannya, harga produk tersebut lebih murah dari harga di pasaran.

Zulaikhatuz Zahroq anggota KTNA Rembang yang ditemui di stan, Kamis (2/6/2016) mengatakan harga barang yang dijual jauh di bawah harga pasaran. Ia mencontohkan bawang merah yang dijual di bawah harga pasar sehingga menjadi incaran masyarakat.

“Bawang merah setengah kilogram (kg) Rp 12 ribu. Kalau di pasar seperempat kg Rp 10 ribu. Cabai merah keriting 1,5 ons Rp 2 ribu. Harganya miring karena dari petani langsung,” ujar Zahroq.

Ia melanjutkan dalam sehari bawang merah terjual 70 kg. Cabai organik terjual 10 kg. Pepaya terjual 300 buah. 34 tundun pisang habis dalam 5 hari. Terasi terjual 5 kg dalam sehari. Madu dalam sehari terjual 10 botol, ada yang 750 ml ada yang 500 ml, dan beras sehari terjual 50 kg.

“Pepaya california dijual per biji mulai dari Rp lima ribu-Rp 25 ribu berdasarkan ukurannya. Pisang satu sisir Rp 15 ribu berisi sekitar 20 buah. Terasi seperempat kg Rp 10 ribu. Madu per botol 750 ml Rp 80 ribu, botol 500 ml Rp 65 ribu  Beras biasa Rp 55 ribu per 5 kg sedang organik Rp 65 ribu per 5 kg,” imbuh Zahroq.

Menurutnya, produk-produk yang dijual di atas adalah produk organik yaitu beras organik, cabai, pisang, dan pepaya. Untuk buah rata-rata organik.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →