Loading...
You are here:  Home  >  Uncategorised  >  Artikel ini

Ssst, Produksi Melon dari Grobogan Sebentar Lagi Bakal Nongol di Swalayan



Reporter:    /  @ 18:00:34  /  2 Juni 2016

    Print       Email
Bupati Grobogan Sri Sumarni didampingi Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto, Asisten II Dasuki, Kepala Dinas Pertanian TPH Grobogan Edhie Sudaryanto dan Direktur PT Cengkeh Zanzibar Gunawan Setyadji memerkan sampel melon yang ditanam petani. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bupati Grobogan Sri Sumarni didampingi Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto, Asisten II Dasuki, Kepala Dinas Pertanian TPH Grobogan Edhie Sudaryanto dan Direktur PT Cengkeh Zanzibar Gunawan Setyadji memerkan sampel melon yang ditanam petani. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Hasil panen melon para petani di Grobogan dalam waktu dekat akan mudah ditemukan di pasar besar, seperti mal dan swalayan. Hal ini menyusul adanya penandatanganan kerja sama yang dilakukan para petani dengan PT Cengkeh Zanzibar, salah satu penyalur aneka buah-buahan ke pasar modern.

Acara penandatanganan kerja sama yang dilangsungkan di Desa Ngaringan, Kecamatan Ngaringan tersebut disaksikan Bupati Grobogan Sri Sumarni. Hadir pula, Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto, Asisten II Dasuki dan Kepala Dinas Pertanian TPH Grobogan Edhie Sudaryanto.

Hadir pula dalam kesempatan itu Direktur PT Cengkeh Zanzibar Gunawan Setyadji dan perwakilan dari PT Tunas Agro Perkasa dan PT Saprotan Utama.

Dengan adanya kerja sama tersebut setidaknya bisa menjamin menjamin kepastian penjualan melon yang dihasilkan para petani. Dengan menggandeng penyalur, petani juga akan terhindar dari ketidakpastian harga.

Khususnya, saat berlangsung panen raya yang seringkali menyebabkan anjloknya harga jual. Sebab harga yang ditentukan penyalur dinilai relatif stabil dalam segala kondisi.

“Selain itu, kita ingin agar melon dari Grobogan bisa menembus pasar yang lebih besar. Selama ini, produksi kita lebih banyak terserap di pasar lokal. Kalau bisa berhasil menembus pasar besar maka keberadaan melon dari Grobogan akan lebih dikenal,” jelas Kepala Dinas Pertanian TPH Grobogan Edhie Sudaryanto.

Untuk melon yang ditanam adalah jenis Kinanti yang melibatkan sekitar 80 petani dari 8 kelompok tani di beberapa kecamatan untuk menanam komoditas melon. Para petani mendapatkan bantuan benih, pupuk, obat-obatan yang dananya bersumber dari APBN.

Total areal tanaman melon melalui progam ini luasnya sekitar 40 hektar. Penanaman kedua komoditas itu sudah mulai dilakukan bulan April lalu.

Sebagian tanaman melon sudah ada yang tua dan bisa dipetik. Diperkirakan puncak panen akan berlangsung pertengahan bulan puasa mendatang.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kosek Kos-kosan dan Penginapan, 9 Pasangan Mesum di Grobogan Terjaring

Selengkapnya →