Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Mei, Inflasii Kudus Capai 0,16 persen



Reporter:    /  @ 21:55:26  /  2 Juni 2016

    Print       Email

uang-dana-hibah

 

MuriaNewsCom, Kudus  – Selama bulan Mei 2016, Kudus mengalami Inflasi sebesar 0,16 persen. Inflasi yang terjadi dengan indeks harga konsumen sebesar 128,56 persen. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dari bulan lalu  lalu yang mengalami deflasi sebesar 0,63 persen persen dengan indeks harga 128,35 persen.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Pusat Statisitik (BPS) Kudus Endang Tri Wahyuningsih kepada MuriaNewsCom, Kamis (2/6/2016). Menurutnya Inflasi terjadi lantaran terdapat naiknya harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks beberapa kelompok pengeluaran.

”Kelompok tersebut yakni bahan makanan 0 26 persen, kelompok makanan jadi, rokok dan tembakau 0,30 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar 0,04 persen, dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keungan mencapai sebesar 0,06 persen dan sandang 0,51 persen,” katanya.

Dia mengatakan, untuk skala nasional pada bulan Mei 2016 juga mengalami Inflasi sebesar 0,24 persen dengan IHK 123,48 persen. Sementara di Jateng inflasi sebesar 0,13 persen dengan IHK 122,04 persen.

Akibatnya, Kudus masuk dalam inflasi tingkat dua. Kota lain yang menyamai yakni tegal dengan jumlah yang sama di 0,33 persen disusul dengan Kudus. Sedang Cilacap 0,15 persen dan purwokerto 0,12 persen.

Sedangkan, laju inflasi kalender yakni 0,26 persen. Namun year to year April 2016 terhadap April 2015 mencapai sebesar 3,65 persen.

“Itu merupakan fakta di lapangan. Menjelang puasa dan lebaran, terjadi Inflasi,” ungkapnya.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kosek Kos-kosan dan Penginapan, 9 Pasangan Mesum di Grobogan Terjaring

Selengkapnya →