Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Alami Gangguan Penglihatan, Rumah Nenek di Jepara Ini Dijadikan Tempat Penyimpan Miras



   /  @ 18:26:43  /  2 Juni 2016

    Print       Email
Petugas Satpol PP mengamankan miras dari   rumah nenek yang mengalami gangguan penglihatan. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Petugas Satpol PP mengamankan miras dari rumah nenek yang mengalami gangguan penglihatan. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Berbagai cara dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk menyembunyikan perilaku melanggar aturan. Seperti yang terjadi di Desa Mambak Kecamatan Pakisaji, Jepara. Salah seorang warga menyembunyikan barang bukti minuman terlarang di salah satu rumah yang dihuni nenek yang memiliki gangguan penglihatan alias rabun.

Hal itu diketahui oleh aparat Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP) Kabupaten Jepara saat melakukan razia. Satu target yang dirazia adalah rumah milik Ali yang diduga menyimpan Miras. Namun saat dirazia petugas tidak mendapatkan barang bukti.

Kemudian razia juga dilakukan di rumah yang ada di dekat rumah Ali. Satu rumah yang dihuni oleh Ngatemi, nenek yang memiliki gangguan penglihatan justru ditemukan barang bukti Miras. Namun, aparat menduga kuat bahwa Miras tersebut milik Ali.

”Ali sudah menjadi target operasi kami. Dugaan kuat barangbukti Miras ini milik Ali,” kata Kepala Satpol PP Jepara Trisno Santosa kepada MuriaNewsCom, Kamis (2/6/2016).

Menurut dia, jarak antara rumah Ali dengan rumah tersebut sangat berdekatan. Setelah meminta keterangan sejumlah tetangga, rumah tempat menyimpan Miras tersebut diketahui milik Mintar, 45, warga RT 3 RW 4 Desa Mambak Kecamatan Pakisaji. Saat ditanya, barang bukti Miras tersebut milik siapa, para tetangga memilih bungkam. Sementara, Mintar sendiri saat Satpol PP datang tidak ada di rumah.

”Tetangga tidak tahu minuman itu milik siapa, sedangkan pemilik rumah tidak ada. Kuat dugaan minum-minuman itu milik Ali, karena dia sudah menjadi target kami,” ungkapnya.

Trisno menambahkan, ratusan liter Miras yang ditemukan dikemas dalam 10 jerigen besar dan beberapa botol air mineral berukuran 1 liter. Sebagain ciu masih asli, beberapa jerigen sudah dicampur dengan perasa siap edar.

”Minuman-minuman ini kami amankan ke kantor, sementara pemilik rumah besok secara resmi akan kami panggil datang ke kantor untuk dimintai keterangan,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →