Loading...
You are here:  Home  >  Pertanian  >  Artikel ini

Produk Petani Rembang di Expo Ludes Terjual



   /  @ 17:24:32  /  2 Juni 2016

    Print       Email
Ketua KTNA Kabupaten Rembang, Turyono (kanan) di standnya di Rembang Expo, Kamis (2/6/2016) (MuriaNewsCom/AchmadHasyim)

Ketua KTNA Kabupaten Rembang, Turyono (kanan) di standnya di Rembang Expo, Kamis (2/6/2016) (MuriaNewsCom/AchmadHasyim)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Produk pertanian dan perikanan yang dijual Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Rembang di Rembang Expo ludes terjual. Bahkan, untuk memenuhi permintaan pembeli, dalam sehari, KTNA mendatangkan lagi stok produk sebanyak 2 sampai 3 kali.

Ketua KTNA Kabupaten Rembang Turyono yang ditemui di stan KTNA, Kamis (2/6/2016) menjelaskan dalam sehari, ia mendatangkan stok bawang merah sebanyak tiga kali dan cabai sebanyak dua kali. Ia mengatakan, bawang merah dan cabai adalah produk terlaris.

“Begitu stok datang, bawang merah dan cabai ludes terjual. Kemungkinan karena mendekati puasa dan Lebaran sehingga masyarakat memperbanyak stok bumbu dapurnya,” ujar Turyono yang juga petani gabah, pepaya, dan kangkung.

Ia menjelaskan bahwa produk yang dijual di stan Rembang Expo ini berasal dari petani anggota KTNA Rembang. Setiap kecamatan punya unggulan masing-masing.

“Kecamatan Kaliori itu beras dan bandeng. Kecamatan Sumber itu bawang merah, jeruk, cabai keriting. Bulu itu pisang sama cabai merah. Sulang gula dan siwalan. Rembang terasi, dan sekarang kami kehabisan stok terasi,” ujar Turyono.

Ia melanjutkan, Kecamatan Lasem punya produk unggulan beras. Pamotan madu, bawang merah, gula, tebu, dan beras hitam. Gunem ketela dan pepaya. Pancur pepaya dan jeruk. Sluke pepaya dan pisang. Kragan melon. Sarang sawo. Sedan kelapa degan, dan Sale adalah beras organik.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Merangkak Naik, Harga Beras di Kudus Tembus Rp 11.500 per Kilogram

Selengkapnya →