Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Rusunawa Tambakromo Cepu Bulan Ini Diserah ke Pemkab Blora



   /  @ 16:35:05  /  2 Juni 2016

    Print       Email
Kunjungan Wakil Bupati Blora, Arief Rohman di Rusunawa Kelurahan Tambakromo, Cepu, Blora (28/3/2016) (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Kunjungan Wakil Bupati Blora, Arief Rohman di Rusunawa Kelurahan Tambakromo, Cepu, Blora (28/3/2016) (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Keberadaan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Tambakromo, Cepu, Blora, direncanakan pada bulan ini akan diserah terimakan kepada Pemkab Blora. Dalam serah terima, Pemkab Blora bertindak sebagai penerima manfaat atas rusunawa tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Blora Wiji Utomo melalui Kepala Seksi (Kasi) Perumahan Suharyono mengungkapkan, sampai saat kelengkapan administrasi telah selesai.

”Mulai dari kontrak dengan PLN untuk menyalurkan instalasi listrik dan kontrak dengan PDAM untuk menyalurkan air,” ujarnya kepada MuriaNewsCom (2/6/2016).

Hal itu dikarenakan, listrik dan air merupakan komponen penting dalam memenuhi kebutuhan penghuni rusunawa kedepan. Hanya, mengenai data warga yang bakal menghuni rusunawa tersebut, pihaknya masih belum melakukan pendataan. Hal itu dikarenakan, rusunawa tersebut akan menjadi wewenang Pemkab dalam mengatur segalanya secara detail.

”Untuk tarif rusunawa, masih belum ada patokan. Karena nanti akan diatur melalui Perbup, negitu juga hal lain secara detail. Saat ini Perbup masih digodok di bagian hukum Setda Blora,” katanya.

Sebelumnya, ia menjelaskan, dalam pemasangan tarif bagi penghuni rusunawa nanti akan ada perbedaan. ”Untuk lantai satu dua dan lima otomatis berbeda, namun kita masih belum bisa menentukan tarifnya. Masih menunggu Perbup juga,” ujar Suharyono.

Rusnawa yang terdiri dari lima lantai tersebut terdapat 96 unit rumah. Masing-masing unit terdapat satu ruang tamu, satu kamar tidur, kamar mandi dan toilet. Masing-masing unit, jika dihitung secara luas, yakni 24 meter persegi.

Saat dikonfirmasi, bagi keluarga yang memiliki banyak anggota keluarga, Suharyono mengungkapkan dalam klasifikasi yang dibuat oleh Kementerian PU PERA setiap orang efektif menghuni dalam 9 meter persegi.

”Jadi kalau luas segitu, saya kira cukup, untuk yang anggota keluarganya banyak, nanti ada rekayasa tersendiri,” ujar dia.

Dalam penempatan nantinya pun ada skala prioritas. Yakni bagi warga yang tidak memilki rumah di wilayah Kelurahan Tambakromo, Kelurahan Balun dan juga pemukiman kumuh di sekitar sungai yang ada di Cepu.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →