Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Persiapan Muktamar JMNH di Kudus Terus Dimatangkan



Reporter:    /  @ 16:30:20  /  2 Juni 2016

    Print       Email
Sekretaris panitia Muktamar Alex Fahmi, saat ditemui di JHK. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Sekretaris panitia Muktamar Alex Fahmi, saat ditemui di JHK. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Panitia Muktamar ke-V Jam’iyyah Manaqib Nurul Huda se-Indonesia di Kudus terus melakukan persiapan. Adapun persiapan acara yang didukung PR Sukun itu hampir 90 persen.

Persiapan yang dilakukan di antaranya berkoordinasi dengan Pemkab Kudus. Mereka juga koordinasi dengan anggota jam’iyyah, maupun pihak keamanan setempat.

Sekretaris Panitia Muktamar V Jam’iyyah Manaqib, Nurul Huda, Alex Fahmi mengatakan, persiapan hampir 90 persen. “Saat ini tinggal menata dekorasi, maupun keperluan lainnya,” katanya kepada MuriaNewsCom di gedung JHK, Kamis (2/6/2016).

Informasinya, acara yang digelar di gedung JHK Kudus, Jumat (3/6/2016) hingga Sabtu (4/6/2016) akan dihadiri 800 undangan se-Indonesia.

“Berhubung keanggotaannya seluruh Indonesia itu sekitar 7.200 orang atau 360 kelompok, maka kita hanya mengundang perwakilan saja. Yakni ketua dan salah satu anggotanya di masing masing kelompok tersebut,” imbuhnya.

Dia menambahkan, untuk pembukaan acaranya, panitia sudah berkoordinasi dengan ajudan bupati.”Dan mudah mudahan Pak Musthofa bisa memberikan sambutan saat pembukaan Muktamar ini Pada Jumat (3/6/2016) pukul 15.00 WIB besok,” imbuhnya.

Mereka juga akan mengusulkan pembahasan bahaya laten komunis di Muktamar V itu. Dia mengatakan, meski organisasinya itu kerap menggelar doa bersama, istigasah dan sebagainya, tapi tidak menutup kemungkinan membahas isu bangsa juga. Di antaranya, dalam kegiatan mereka akan mengusulkan pembahasan bahaya laten komunis.

“Setidaknya dalam acara Muktamar ini, akan kita usulkan tentang bahaya komunis. Sehingga setiap anggota juga bisa paham akan bahaya itu. Selain itu, organisasi ini juga bisa mempunyai cara mencegah bahaya itu,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Merangkak Naik, Harga Beras di Kudus Tembus Rp 11.500 per Kilogram

Selengkapnya →