Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Ruwah, Penjual Bunga di Barongan Kudus Panen “Emas”



Reporter:    /  @ 15:00:21  /  2 Juni 2016

    Print       Email
Penjual bunga menjajakan dagangannya di Barongan, Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Penjual bunga menjajakan dagangannya di Barongan, Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Menjelang Ramadan, tidak hanya penjual di tradisi Dandangan yang untung. Sebab, hal serupa juga dialami penjual bunga. Mereka panen “emas:. Yakni meraup gila-gilaan dibanding hari biasa. Seperti yang dialami di salah satu titik penjualan bunga di Barongan, Kudus.

Hal itu bertepatan dengan momen Syaban. Atau warga setempat biasa menyebutnya Ruwah. Masyarakat memanfaatkan bulan itu untuk berziarah kubur ke makam keluarga.

Seorang penjual bunga di Barongan, Juwariyah mengakui hal itu. Saat ini dirinya meraup untung lebih besar dibanding hari biasa.   Pada hari normal, mendapatkan sekitar Rp 200 ribu per hari. Saat Kamis, pemasukan meningkat jadi Rp 350 ribu. “Di bulan Ruwah, bisa sampai Rp 600 ribu per hari, “ katanya.

Jumlah pembeli meningkat lantaran banyak yang ziarah ke makam Kaliputu maupun kuburan lainnya. Mereka rata-rata membeli bunga untuk ditabur di makam saudaranya.

Dari pantauan, para pembeli bunga memilih bunga sesuai selera. Ada pembeli yang memilih bunga di keranjang kecil, harganya sekitar Rp 15 ribu. Sedangkan untuk pembeli bunga di keranjang besar, harus mengeluarkan uang Rp 25 ribu.

Sedangkan yang di keranjang agak besar, harganya sekitar 25 Ribu. Bunganya bermacam macam. Mulai dari mawar, melati, gading, kenanga, cempaka, soko dan lainnya. Tidak heran, jika dia menghabiskan lima karung bunga per hari selama Ruwah.

Dia tidak tahu pasti berapa ukuran per karungnya. Yang jelas, saat hari biasa, dia hanya menghabiskan bunga satu karung. Sedangkan pada Kamis, dia menghabiskan bunga tiga karung.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Positif  Sakit Jiwa, Pembunuh Ibu Kandung di Kudus Dibawa ke RSJ

Selengkapnya →