Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Pemkab Jepara Bagi-bagi ’Jimat’ Kepada Ratusan Peternak Sapi di Empat Desa



   /  @ 11:45:25  /  2 Juni 2016

    Print       Email
Beberapa peternak menunjukkan kartu jaminan mandiri peternak yang diberikan Pemkab Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Beberapa peternak menunjukkan kartu jaminan mandiri peternak yang diberikan Pemkab Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Beberapa peternak sapi di Kabupaten Jepara diberi “Jimat” oleh Pemkab Jepara. Jimat yang dimaksud adalah Jaminan Mandiri Bantuan Untuk Ternak (Jimat) berupa kartu, sebagai program untuk mengembangkan potensi sektor peternakan sapi di kota ukir.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Jepar Wasiyanto menjelaskan, mendukung keberadaan dan kemajuan Sentra Peternakan Rakyat (SPR), salah satunya kelompok SPR Mandalika, Pemkab Jepara melalui Dinas Pertanian dan Peternakan juga menyerahkan  kartu Jimat.

”Jimat ini diberikan khusus kepada anggota kelompok peternak sapi Peranakan Orgole (PO) Saja, utamanya di empat desa tersebut. Hal ini merupakan komitmen pemerintah dalam mencukupi kebutuhan daging sapi. Utamanya untuk pengembangan sapi jenis PO yang diyakini punya berbagai keunggulan. Diantaranya tingkat beranak yang tinggi serta tahan kekeringan dengan pakan apapun,” terang Wasiyanto, Rabu (1/6/2016) petang.

Menurutnya, semua program yang dibuat adalah untuk mewujudkan kesejahteraan peternak dan ketahanan pangan, khususnya hal ini adalah daging sapi. Sehingga, pihaknya berharap nantinya program tersebut dapat berjalan lancar dan mampu memberikan perkembangan yang signifikan.

Dia menambahkan, tercatat saat ini ada tiga Desa Populasi Sapi, khususnya jenis sapi PO di wilayah Jepara utara. Meliputi Desa Ujungwatu, Banyumanis dan Blingoh. Selanjutnya ketiga Desa ini ditambah satu lagi Desa Sumanding Kecamatan Kembang dijadikan Sentra Peternakan Sapi.

Selain itu, dia juga mengatakan, di Jepara saat ini baru tersedia sekitar 48.000 ekor sapi/tahun dan untuk kambing tercatat 70.000 ekor/tahun. Sementara tingkat konsumsi daging tingkat kabupaten Jepara baru mencapai 1,8 Kg/Kapita/Tahun. Masih jauh dibawah standar nasional yang mencapai 2,56 Kg/Kapita/tahun.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →