Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Desa Blingoh Jepara Jadi Kawasan Sumber Bibit Sapi Potong



   /  @ 10:50:28  /  2 Juni 2016

    Print       Email
Sapi asal Desa Blingoh, Kecamatan Donorojo  siap potong. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Sapi asal Desa Blingoh, Kecamatan Donorojo siap potong. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara akhirnya mendeklarasikan Desa Blingoh, Kecamatan Donorojo sebagai Kawasan Sentra Peternakan Rakyat (SPR) dengan nama kelompok SPR Mandalika.

Tak hanya itu, pemkab juga mencanangkan kawasan tersebut sebagai desa sumber bibit sapi potong. Padahal, Desa Blongoh sebelumnya sempat tersingkir dari seleksi sebagai kawasan SPR oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH).

Pencanangan sebagai kawasan SPR dan Sumber Bibit Sapi Potong  itu dilakukan langsung oleh Bupati Jepara Ahmad  Marzuqi. Selain itu  juga dilakukan penandatanganan MoU antara Pemkab yang diwakili Dinas Pertanian dan Peternakan dengan pihak Undip selaku Pendampingan, Rabu (1/6/2016).

Selain dideklarasikan sebagai kawasan sumber bibit sapi potong, juga diserahkan secara simbolis alat pertanian kepada Kelompok Tani. Seperti Combine atau mesin panen padi 20 buah, Conselor 17 unit serta Forcombine alat panen jagung 1 unit dan lainnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Jepara Wasiyanto mengatakan, bantuan ini hanya diberikan kepada kelompok tani yang bisa meningkatkan produktifitas dan intensitas tanaman. Seperti peningkatkan luas atau tambah tanaman, IP, produktifitas serta serapan gabah.

”Sedangkan khusus untuk mendukung kawasan Desa sumber bibit sapi diserahkan bantuan sapi indukan untuk kelompok ternak Sido Mukti Desa Blingoh dari Dinas Kesehatan Hewan dan Ternak Propinsi Jateng,” ujar Wasiyanto.

Dia berharap dengan dukungan tersebut akan segera terwujud Kawasan Desa Sumber Bibit sapi Potong di Jepara. Pihaknya mengaku sengaja menggandeng Undip sebagai pendampingan. Tercatat saat ini ada 3 Desa Populasi Sapi, khususnya jenis sapi PO (Peranakan Orgole) di wilayah Jepara utara. Meliputi Desa Ujungwatu, Banyumanis dan Blingoh. Selanjutnya ketiga Desa ini ditambah satu lagi Desa Sumanding Kecamatan Kembang dijadikan Sentra Peternakan Sapi.

”Khusus untuk wilayah Kabupaten Jepara dan bahkan harapannya bisa berkembang seperti keberadaan Kambing PE di Purworejo,” imbuhnya.

Untuk diketahui bahwa di Jepara saat ini baru tersedia sekitar 48.000 ekor sapi/tahun dan untuk kambing tercatat 70.000 ekor/tahun. Sementara tingkat konsumsi daging tingkat kabupaten Jepara baru mencapai 1,8 Kg/Kapita/Tahun. Masih jauh dibawah standar nasional yang mencapai 2,56 Kg/Kapita/tahun.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →