Loading...
You are here:  Home  >  Infrastruktur  >  Artikel ini

Aset Bandara Dewandaru Jepara Diserahkan ke Pusat, Pemkab Kalem



   /  @ 09:15:20  /  2 Juni 2016

    Print       Email

 

Pengerjaan area Bandara Dewandaru beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Pengerjaan area Bandara Dewandaru beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Pemkab Jepara berencana menyerahkan aset Bandara Dewandaru Kepulauan Karimunjawa ke pemerintah pusat. Langkah itu akan diambil demi pengembangan bandara satu-satunya di Kabupaten Jepara.Serta untuk mempercepat perkembangan dunia pariwisata di Karimunjawa.

Asisten II Sekda Jepara Edy Sujatmiko mengatakan, meski aset diserahkan ke pusat, pemkab tetap bisa mendapat manfaat dari keberadaan Bandara Dewadaru. Semisal urusan yang ada seperti, restoran dan lain sebagainya.
“Itu nanti masuk pendapatan asli daerah (PAD). Jadi bukan berarti kalau aset dilepas kita benar-benar tak mendapat apa-apa,” ujar Edy Sujatmiko, Rabu (1/6/2016)

Pihaknya yakin opsi penyerahan pengelolaan Bandara Dewadaru sepenuhnya kepada pemerintah pusat akan berdampak positif. Sebab Kementerian Perhubungan memang ahli urusan pengelolaan bandara. Hal ini seperti yang ada di berbagai daerah di Indonesia.

“Mereka punya anggaran, SDM dan sistem. Informasinya landasan pacu yang sekarang 1300 akan diperpanjang lagi 300 meter. Itu sudah cukup agar pesawat ATR 72 yang berpenumpang lebih dari 50 orang bisa mendarat di Bandara Dewadaru,” terangnya.

Dia menjelaskan, upaya pengembangan Bandara Dewadaru sudah dimulai dalam beberapa tahun terakhir. Anggaran untuk pembebasan lahan terkait progam itu ditanggung Pemkab Jepara dan Pemprov Jateng. Sedang pembangunan fisik ditanggung pemerintah pusat.

Landasan pacu yang semula 900 meter diperpanjang menjadi 1300 meter.  Sedang lebar landasan pacu yang semula 15 meter menjadi 30 meter. Perpanjangan runway atau landas pacu bertujuan Bandara Dewandaru tidak hanya bisa didarati pesawat berpenumpang 4-5 orang, namun juga pesawat komersial yang mengangkut puluhan penumpang.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kosek Kos-kosan dan Penginapan, 9 Pasangan Mesum di Grobogan Terjaring

Selengkapnya →